500 Hari Kabinet Merah Putih, Kementerian PU Luncurkan Buku Catatan Pembangunan Infrastruktur untuk Rakyat.

Jakarta, Aktual.news – Bertepatan dengan 500 hari pelaksanaan Asta Cita Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meluncurkan buku berjudul “Menjawab Mandat: Pembangunan Infrastruktur Kementerian PU, Catatan Perjalanan 500 Hari Sigap Membangun Negeri untuk Rakyat” di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Buku tersebut menjadi catatan perjalanan pembangunan infrastruktur yang telah dijalankan Kementerian PU sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada publik atas mandat yang diberikan pemerintah.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan peluncuran buku ini merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas kepada Presiden Prabowo maupun masyarakat.

Menurutnya, berbagai program pembangunan yang dijalankan Kementerian PU selama 500 hari pertama pemerintahan telah dilaksanakan dengan fokus pada kualitas, progres, dan percepatan pekerjaan.

“Saya mendapat mandat dari Presiden. Sebagai pertanggungjawaban saya kepada publik saja. Jawaban saya kepada publik bahwa kita tidak pernah main-main dengan konstruksi, hasil kualitas, progress, semuanya sesuai as usual. Kalau bisa kita percepat, kita percepat lagi,” katanya, di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Buku “Menjawab Mandat” tidak hanya memuat capaian pembangunan yang telah direalisasikan, tetapi juga menggambarkan bagaimana Kementerian PU menerjemahkan Asta Cita dan arahan Presiden Prabowo melalui Tri Asa PU608.

Dalam buku tersebut, berbagai program prioritas pembangunan dirangkum, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan, penguatan infrastruktur sumber daya air guna meningkatkan ketahanan terhadap bencana, hingga pembangunan jalan dan konektivitas wilayah yang bertujuan memperlancar distribusi logistik.

Menteri Dody menegaskan keberhasilan pembangunan infrastruktur merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan banyak pihak.

Ia menyebut kontribusi jajaran Kementerian PU, Komisi V DPR RI, serta berbagai kementerian dan lembaga lainnya menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut.

“Buku ini kebanyakan foto-foto, memperlihatkan bahwa sebetulnya saya kerja itu tidak sendirian. Selain teman-teman PU, ada Komisi V DPR, teman-teman kementerian lain. Jadi ini bukan kerja saya secara pribadi, tapi kerja tim besar dari negara,” jelas Menteri Dody.

Selain pembangunan konektivitas dan sumber daya air, buku tersebut juga memuat berbagai upaya penyediaan layanan dasar bagi masyarakat, seperti sanitasi, pengembangan kawasan permukiman, pembangunan prasarana strategis, hingga dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Seluruh program itu disusun sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional yang selaras dengan prioritas pemerintah.

Melalui publikasi tersebut, Kementerian PU berharap masyarakat dapat melihat secara lebih utuh pelaksanaan pembangunan infrastruktur selama 500 hari pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Menteri Dody menilai setiap program yang dijalankan memiliki kontribusi dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional dari tingkat desa hingga kawasan strategis.

“Melalui buku ini, kami berupaya menyampaikan bagaimana berbagai kebijakan, program, dan aktivitas pembangunan dijalankan secara terukur. Setiap halaman merekam kontribusi pembangunan infrastruktur dalam memperkuat fondasi Indonesia, mulai dari desa, kawasan perkotaan, hingga wilayah strategis nasional,” ujar Menteri Dody.

Buku tersebut sekaligus menjadi refleksi komitmen Kementerian PU dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Laporan: Achmat

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi