Jakarta, Aktual.news – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi publik melalui kegiatan persiapan dan pendampingan dokumen Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di RA Suite TB Simatupang, Jakarta, pada Senin, 11 Mei 2026, dengan menghadirkan Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Donny Yoesgiantoro, serta Staf Ahli Komisi Informasi Pusat, Siti Ajijah.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis UPNVJ dalam memastikan kesiapan dokumen, pemenuhan indikator penilaian, serta peningkatan kualitas layanan informasi publik di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pendampingan langsung dari Komisi Informasi Pusat, UPNVJ berupaya memperkuat tata kelola informasi agar semakin transparan, akuntabel, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Dalam arahannya, Donny Yoesgiantoro menekankan bahwa keterbukaan informasi publik di perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada pemenuhan administratif. Menurutnya, layanan informasi harus mampu menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat transparansi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun akuntabilitas institusi.

Ia menjelaskan, perguruan tinggi sebagai badan publik memiliki kewajiban untuk menyediakan informasi yang akurat, mutakhir, dan mudah diakses. Keterbukaan informasi juga menjadi bagian penting dalam penerapan good university governance, yakni tata kelola perguruan tinggi yang transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Siti Ajijah memberikan pendampingan teknis terkait indikator penilaian Monev Keterbukaan Informasi Publik. Ia memaparkan sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam proses evaluasi, mulai dari ketersediaan informasi publik, kualitas layanan informasi, pengelolaan dokumentasi, hingga kesiapan bukti dukung yang diperlukan dalam penilaian.

UPNVJ menargetkan peningkatan capaian kinerja keterbukaan informasi publik dengan kategori Informatif peringkat 9 nasional menjadi 5 besar nasional pada pelaksanaan Monev tahun 2026. Target ini menjadi motivasi bagi seluruh unit kerja untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas layanan informasi, serta memastikan keberlanjutan pengelolaan informasi publik yang unggul.

Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan UPNVJ dalam menghadapi Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi yang tidak hanya sesuai ketentuan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika, mitra, dan masyarakat luas.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain