Kementerian PU Tuntaskan Perbaikan Jalan Cik Di Tiro Senilai Rp19,41 Miliar, Wisata Kemiling Makin Hidup.

Jakarta, Aktual.news – Akses menuju kawasan wisata di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, kini semakin memadai setelah Jalan Teuku Cik Di Tiro selesai ditingkatkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Ruas jalan yang sebelumnya sempit dan hanya cukup dilalui satu kendaraan kecil itu, kini telah diperlebar sehingga mampu menampung kendaraan berukuran besar, termasuk bus pariwisata.

Perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah dalam Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Lewat Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2025, pemerintah membangun akses yang lebih representatif agar aktivitas masyarakat semakin lancar sekaligus mendukung pengembangan sektor wisata dan perekonomian di wilayah Kemiling.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan melalui Program Inpres Jalan Daerah ditujukan untuk menghadirkan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan akan memperkuat hubungan antarwilayah, mempercepat arus distribusi hasil pertanian, memperluas akses menuju kawasan ekonomi dan pariwisata, serta memberi dampak positif terhadap kesejahteraan warga.

“Dampaknya akan langsung terasa di lapangan, waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat, biaya angkut logistik dapat ditekan, serta risiko kerusakan hasil panen selama perjalanan dapat diminimalkan,” kata Dody,di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Jalan Teuku Cik Di Tiro kini menjadi akses utama menuju sejumlah destinasi wisata di Kemiling. Wisatawan yang melintas melalui ruas tersebut dapat menjangkau berbagai lokasi, seperti Kampung Vietnam, Farm Day Mountain Side, Lengkung Langit, hingga Lembah Durian Farm Stable yang dikenal sebagai tujuan wisata alam, edukasi, dan rekreasi keluarga.

Dalam proyek ini, Kementerian PU membangun jalan sepanjang 928 meter dengan konstruksi rigid beton. Jalan terdiri atas dua lajur selebar 15 meter dan dilengkapi bahu jalan, trotoar batu alam, sistem drainase, serta penerangan jalan umum untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.

Pembangunan Jalan Teuku Cik Di Tiro dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp19,41 miliar. Seluruh pekerjaan telah selesai pada 10 Januari 2026.

Setelah proses administrasi rampung, aset jalan akan diserahkan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung sesuai pembagian kewenangan.

Program peningkatan jalan ini juga menjadi bentuk penghargaan dari pemerintah pusat kepada Kota Bandar Lampung yang sebelumnya meraih Juara III Kategori Pemerintah Kota pada Lomba Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Kebinamargaan dalam rangka Hari Jalan Tahun 2024.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menilai dukungan Kementerian PU melalui Program Inpres Jalan Daerah memberikan manfaat besar bagi daerah. Ia menyebut pembangunan Jalan Teuku Cik Di Tiro menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur.

Eva juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU atas pembangunan Jalan Cik Di Tiro melalui Program Inpres Jalan Daerah.

“Infrastruktur ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menghadirkan konektivitas yang semakin baik, mendukung pengembangan kawasan wisata Kemiling, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga,” ujar Eva.

Jalan Teuku Cik Di Tiro merupakan salah satu ruas yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara serentak di Kabupaten Sampang, Madura, beberapa waktu lalu.

Melalui Program Inpres Jalan Daerah, pemerintah terus memperkuat kualitas jaringan jalan di berbagai wilayah agar mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil produksi lebih efisien, serta pengembangan kawasan ekonomi dan pariwisata dapat berjalan lebih optimal, termasuk di kawasan wisata Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Laporan: Achmat

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi