Piala Dunia 2026: Inggris Vs Kroasia Berjalan Seru Tercipta Enam Gol, Harry Kane Cetak Brace Bawa Inggris Unggul 4-2. Foto: Reuters

Jakarta, Aktual.news – Inggris Vs Kroasia menjalani pertandingan pertama di Grup L, Kamis (18/6/2026) pukul 03.00 WIB, atau Rabu, 17 Juni 2026 pukul 15.00 (CDT), di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat (AS).

Manajer Thomas Tuchel menggunakan skema 4-2-3-1. Dengan susunan pemain Jordan Pickford; Reece James, John Stones, Ezri Konsa, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Sementara Zlatko Dalić menggunakan formasi 3-4-3. Dengan susunan pemain Dominik Livakovic; Josip Sutalo, Luka Vuskovic, Josko Gvardiol; Josip Stanisic, Luka Modric, Mateo Kovacic, Ivan Perisic; Petar Sucic, Petar Musa, Martin Baturina.

Kroasia terlebih dulu mengambil inisiatif serangan di awal laga. Kroasia mendapatkan peluang pertama melalui skema sepak pojok pada menit kedua. Namun, sontekan pemain belakang Kroasia, Josip Sutalo yang naik membantu serangan masih belum menemui sasaran.

Harry Kane Cetak 10 Gol di Piala Dunia

Inggris yang kesulitan pada awal laga justru mendapatkan hadiah penalti. Ini setelah winger Inggris, Noni Madueke dilanggar oleh kapten Kroasia, Luka Modric di kotak penalti pada menit ke-9.

Striker Inggris, Harry Kane gagal mengeksekusi tendangan penalti, karena tendangannya ke arah kanan bisa dibaca kiper Kroasia, Dominik Livakovic.

Namun, wasit memutuskan untuk mengulang tendangan penalti karena Livakovic lebih dulu bergerak sebelum Kane melakukan tendangan.

Kane tidak mengulang kesalahannya pada kesempatan kedua. Striker Bayern Munchen itu tetap mengarahkan bola ke pojok kanan gawang sedangkan Livakovic bergerak ke arah sebaliknya. Skor 1-0 untuk keunggulan Inggris pada menit ke-12.

Noni Madueke benar-benar tampil enerjik di awal babak pertama untuk Inggris. Pergerakannya di sisi kanan penyerangan mampu merepotkan pertahanan Kroasia.

Beberapa kali ia berhasil merepotkan pertahanan Kroasia dan membahayakan gawang Livakovic.

Permainan terbuka dipertontonkan kedua tim usai Inggris unggul. The Three Lions dan Vatreni (Si Berapi-api) bergantian menyerang.

Hingga, pada menit 36, Kroasia berhasil menyamakan kedudukan lewat kerja sama apik gelandang serang Kroasia Martin Baturina dengan gelandang bertahan Petar Sučić.

Awalnya, melalui serangan cepat, Baturina yang mendapat bola dari tengah lapangan, menggiring bola dan mengirim umpan terobosan ke Sučić.

Sučić yang menusuk ke dalam kotak penalti lalu mengumpan kembali ke Baturina yang berada di luar kotak penalti. Dengan sekali sepakan keras bola pun masuk ke gawang Pickford. Skor imbang 1-1.

Namun, Inggris kembali unggul pada menit 42. Kane mencetak brace, kali ini melalui sundulan. Kane yang menerima umpan gelandang Declan Rice dari sepak pojok, berdiri dengan bebas untuk menyundul bola ke pojok kanan gawang yang tidak bisa ditahan Livakovic.

Gol kedua Harry Kane ke gawang Kroasia sekaligus golnya yang ke-10 selama tampil di Piala Dunia. Foto: Reuters

Gol Kane yang kedua ke gawang Kroasi ini merupakan golnya yang ke-10 selama mengikuti Piala Dunia. Gol ini pun membuat Kane menyamai jumlah gol stiker legenda Timnas Inggris Gary Lineker di Piala Dunia.

Namun, tak berselang lama dari gol Kane, Kroasia lagi-lagi mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui skema open play cantik tiga pemainnya.

Pada menit 45, penyerang sayap Mario Pašalić melakukan umpan terobosan dari luar kotak penalti ke gelandang Ivan Perisic.

Perisic yang menerima bola di dalam kotak penalti tidak langsung mengeksekusinya, tapi mengumpan bola dengan sundulan ke striker Petar Musa. Musa yang tanpa terkawal, dengan tembakan volinya menceploskan bola ke gawang Pickford.

Babak pertama pun berakhir imbang dengan empat gol tercipta. Kedua tim juga berbagi penguasaan bola 50 persen. Dengan Inggris melakukan 7 tembakan, di mana 2 kali tepat menjadi gol. Adapun Kroasia lebih efektif dengan 5 tembakan, 2 di antaranya sebagai gol.

Aksi Gemilang Dominik Livakovic

Inggris langsung mengebrak di awal babak kedua. Hanya dengan empat kali operan, penyerang sayap Jude Bellingham berhasil membawa Inggris unggul 3-2.

Pada menit 47, Inggris membangun serangan dari pertahanan, gelandang Elliot Anderson mengirim umpan jauh ke sisi kiri pertahanan Kroasia di mana Bellingham melakukan aksi solo runnya hingga ke kotak penalti.

Dengan satu tendangan keras, Bellingham mengarahkan bola ke pojok kanan gawang yang tak mampu ditahan Livakovic.

Inggris yang belum merasa aman hanya unggul satu gol terus menyerang Kroasia hingga nyaris mencetak gol keempat mereka pada menit ke-49.

Menerima umpan dari sepak pojok, sundulan bek sayap Nico O’Reilly di tiang jauh masih berada tipis di samping kiri gawang Livakovic.

Lalu pada menit 52, Rice menendang bola melengkung dari luar kota penalti namun masih bisa ditepis Livakovic.

Meski kebobolan empat gol, kiper Kroasia Dominik Livakovic banyak melakukan aksi penyelamatan kala melawan Inggris di Piala Dunia 2026. Foto: Reuters

Livakovic lagi-lagi melakukan penyelamatan gemilang. Ia melakukan empat kali save, dua di antaranya secara beruntun.

Pertama, ia menghalau secara beruntun peluang yang didapatkan O’Reilly dan penyerangan sayap Anthony Gordon dari jarak dekat di kotak penalti pada menit ke-55.

Kedua, ia juga berhasil menahan dua kali tembakan Kane yang berusaha mencetak hattrick-nya.

Mencoba merubah jalannya pertandingan, Zlatko Dalić melakukan pergantian pemain. Ia menarik Luka Modric dengan menempatkan Mateo Kovačić pada menit 58.

Kemudian, ia juga memasukkan dua penyerang sekaligus, Marco Pasalic dan Igor Matanovic di menit 66.

Tak mau ketinggalan, Thomas Tuchel juga melakukan pergantian pemain. Ia menarik keluar Declan Rice, Noni Madueke dan Anthony Gordon pada menit ke-72. Posisi mereka digantikan oleh Bukayo Saka, Marcus Rashford dan Morgan Rogers.

Kroasia pun terlihat lebih menekan pertahanan Inggris untuk menyamakan skor. Meski begitu, Inggris juga tetap menyerang Kroasia untuk menambah golnya.

Livakovic kembali membuat penyelamatan penting pada menit ke-81. Kali ini, Livakovic menggagalkan sontekan pemain bertahan Djed Spence yang menggantikan Bellingham di menit 80.

Harapan Kroasia untuk membawa hasil imbang bertambah berat usai Rashford mencetak gol keempat Inggris pada menit 85.

Penyerang sayap ini mendapat umpan manis dari Saka yang menusuk ke pertahanan Kroasia. Dengan tenang, ia mengecoh pemain bertahan Kroasia, dan menembakkan bola ke tiang kiri Livakovic. Skor 4-2 untuk Inggris.

Hingga berakhirnya babak kedua skor tidak berubah. Inggris pun membawa tiga poin penting.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi