Jakarta, Aktual.news – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol baru dapat difungsionalkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan mobilitas masyarakat selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Selain membantu memperlancar lalu lintas, keberadaan ruas-ruas tol tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antardaerah dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan jalan tol memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyediakan infrastruktur transportasi. Menurutnya, jaringan jalan tol juga menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat aktivitas ekonomi di daerah.
“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” ujar Dody, di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Rasminiati, menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan konstruksi hingga saat ini, terdapat sekitar 10 ruas tol yang berpeluang diselesaikan pada akhir 2026. Dengan demikian, tol baru ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pergerakan masyarakat selama masa libur Nataru.
“Memang sesuai dengan progres konstruksi sampai sekarang, ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru,” kata Ni Komang.
Dari target tersebut, ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 24,67 kilometer direncanakan beroperasi dengan dua jalur dua arah untuk seluruh golongan kendaraan. Sementara itu, Tol Palembang–Betung Seksi 1 hingga 4 ruas Kramasan–Pulo Rimo sepanjang 54,50 kilometer akan difungsikan dua jalur dua arah khusus kendaraan Golongan I non-bus.
Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 3 Paiton–Besuki sepanjang 25,60 kilometer juga direncanakan dapat digunakan dua jalur dua arah untuk kendaraan Golongan I non-bus. Adapun Tol Serang–Panimbang Seksi 2 ruas Rangkasbitung–Cileles sepanjang 24,17 kilometer akan dioperasikan menggunakan satu jalur satu arah melalui jalur A.
Untuk mendukung arus balik menuju Jakarta, Tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan Seksi 6 ruas Kutanegara–Sadang sepanjang 8,50 kilometer akan difungsionalkan secara khusus bagi kendaraan Golongan I non-bus. Selain itu, terdapat pula ruas Tol Akses Patimban di Kabupaten Subang pada STA 14+110 hingga STA 33+500 sepanjang 19,39 kilometer yang akan difungsikan dengan empat lajur dua arah.
BPJT juga menargetkan penyelesaian Tol Semarang–Demak Seksi 1A dan 1C sepanjang 3,66 kilometer yang akan beroperasi dua arah dengan masing-masing jalur terdiri atas dua lajur.
Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Paket 1.2B, 2.1A dan 2.2B sepanjang 18,36 kilometer direncanakan beroperasi menggunakan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I non-bus. Sementara Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 1 dan 6 sepanjang 15,10 kilometer juga akan difungsionalkan dengan pola yang sama.
Satu ruas lainnya adalah Tol Kediri–Tulungagung segmen Akses Tol Bandara sepanjang 7,17 kilometer. Ruas ini akan menjadi penghubung langsung antara Kota Kediri dan Bandara Internasional Dhoho sehingga diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat maupun distribusi barang di kawasan tersebut.
Secara keseluruhan, 10 ruas tol yang ditargetkan selesai pada 2026 memiliki total panjang mencapai 201,12 kilometer. Pemerintah berharap keberadaan ruas-ruas tersebut dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama masa libur akhir tahun sekaligus meningkatkan aksesibilitas antarwilayah.
BPJT memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan konstruksi akan terus dilakukan agar seluruh target penyelesaian dapat dicapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap penyelesaian konstruksi sehingga ruas-ruas tersebut dapat dipungsionalkan untuk mendukung pergerakan masyarakat pada periode Nataru nanti,” ujar Ni Komang.
Artikel ini ditulis oleh:
Achmat
Rizky Zulkarnain












