Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta Jabatan Administrator di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI. Pelantikan berlangsung di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Tiga pejabat yang dilantik untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yakni Agus Subagyo, sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Hukum, Budi Muliawan, sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi, serta Hendry, sebagai Kepala Biro Sekretariat Pimpinan.
Prosesi pelantikan turut dihadiri Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Wachid Nugroho, Kepala Biro Umum Herry Putra, Inspektur Inspektorat Setjen MPR RI Anies Mayangsari Muninggar, para pejabat Eselon III, serta para ahli fungsional di lingkungan Setjen MPR RI.
Dalam sambutannya, Siti Fauziah menegaskan bahwa pelantikan dan alih tugas jabatan merupakan langkah strategis untuk memastikan organisasi mampu bekerja secara optimal dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan MPR RI.
Menurutnya, pelantikan sengaja dilakukan sebelum memasuki bulan Juli agar para pejabat yang baru memiliki waktu untuk beradaptasi, memetakan pekerjaan, serta mempersiapkan berbagai agenda penting yang akan berlangsung pada Agustus mendatang.
“Pelantikan ini kami lakukan sebelum memasuki bulan Juli agar para pejabat yang baru memiliki waktu untuk beradaptasi, memetakan pekerjaan, dan mempersiapkan berbagai agenda besar yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus,” ujar Siti Fauziah.
Ia menjelaskan, Agustus merupakan periode yang sangat penting bagi MPR RI karena akan diwarnai berbagai kegiatan strategis dan agenda rutin tahunan yang membutuhkan koordinasi serta persiapan yang matang. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera melakukan konsolidasi di unit kerja masing-masing dan memperkuat sinergi lintas unit.
Siti Fauziah yang akrab disapa Ibu Titi juga menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas dan responsivitas kinerja lembaga dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Rotasi dan mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi agar kinerja semakin efektif dan responsif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk melalui pembahasan Tim Penilai Kinerja serta memperoleh persetujuan Pimpinan MPR RI untuk jabatan pimpinan tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Siti Fauziah juga mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan berbagai agenda MPR RI merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dan membangun kolaborasi yang kuat.
“Tugas yang menanti sangat banyak. Karena itu saya berharap para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan membangun kolaborasi yang kuat. Berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan MPR RI tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja, tetapi merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MPR RI tersebut berharap seluruh agenda kelembagaan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan memberikan hasil terbaik bagi lembaga serta masyarakat. Untuk itu dibutuhkan kerja sama, dedikasi, dan semangat pengabdian dari seluruh jajaran,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Okt












