Jakarta, Aktual.news – Pasukan Marinir TNI AL mempertajam kemampuannya lewat latihan gabungan serangan udara dan pertempuran jarak dekat bersama lima negara sahabat yakni Malaysia, Fiji, Peru, Sri Lanka, dan Filipina.
Kegiatan itu digelar dalam rangka latihan multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 yang berlangsung di Marine Corps Training Area Bellows, Hawaii, Amerika Serikat (AS).
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana mengatakan, kegiatan itu sudah berlangsung sejak Jumat (26/5).
“Prajurit Marinir Indonesia melaksanakan latihan Air Assault Operation (operasi serangan udara) dan Close Quarter Battle (pertarungan jarak dekat/CQB) bersama pasukan dari berbagai negara peserta,” kata Rana Jakarta, Senin (29/6/2026).
Rana menjelaskan, dalam operasi Air Assault, prajurit Marinir TNI AL melaksanakan simulasi operasi serbuan udara menggunakan pesawat MV-22 Osprey. Mereka akan mengikuti skenario penyerangan dari mulai pendaratan hingga operasi tempur di darat.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan infiltrasi cepat melalui udara, mobilitas taktis, serta perebutan sasaran strategis dengan dukungan unsur udara,” kata Rana.
Sedangkan untuk latihan CQB, personel Marinir TNI AL dan tentara dari negara peserta RIMPAC yang lain difokuskan untuk mengasah kemampuan tempur jarak dekat.
“CQB yang difokuskan pada peningkatan kemampuan pertempuran jarak dekat, meliputi teknik pembersihan ruangan, koordinasi tim, pengambilan keputusan cepat, serta tindakan taktis dalam menghadapi ancaman di medan urban,” katanya menjelaskan.
Rana melanjutkan seluruh rangkaian latihan itu berjalan dengan lancar. Personel Marinir dinilai telah berhasil memberikan penampilan terbaik dalam ajang internasional tersebut.
Rana memastikan, personelnya akan selalu siap melaksanakan sesi latihan gabungan yang dijadwalkan dalam kegiatan RIMPAC.
Tercatat ada 35 personel TNI AL yang terlibat dalam salah satu ajang latihan gabungan terbesar ini.
Mereka telah melakukan ragam latihan agar dapat memberikan penampilan terbaik di ajang RIMPAC.
Salah satu latihan yang telah dilakukan yakni latihan menembak zeroing dan marksmanship di Lapangan Tembak Jusman Puger, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6).
Tidak hanya itu, personel juga sempat melakukan latihan operasi tempur di lapangan udara Pondok Cabe, Tangerang, Sabtu (20/6).
Dalam latihan itu, mereka melakukan skema mobility udara (mobud) dan Fastrope.
Mobud merupakan operasi pemindahan pasukan ke sasaran tempur melalui udara. Sedangkan fastrope merupakan teknik menuruni helikopter yang sedang melayang menggunakan tali.
Artikel ini ditulis oleh:
Eroby Jawi Fahmi












